indikator kinerja utama Biro Kerjasama UNAS Lakukan Rapat Kordinasi

Jakarta (UNAS) – Dalam rangka meningkatkan pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU-6) bidang kerjasama, Biro Administrasi Kerjasama Universitas Nasional (UNAS) terus mempercepat proses integrasi aplikasi sistem pelaporan kerjasama. Pada rapat koordinasi di Ruang Rapat Cyber, UNAS (29/11), proses input data dan integrasi terus didorong melalui aplikasi Simkerma (Sistem Informasi Kerjasama) untuk tingkat Universitas, menuju ke aplikasi Lapkerma (Laporan Kerja Sama) untuk tingkat LLDIKTI.

Kepala Biro Kerjasama dan Administrasi Universitas Nasional (UNAS), Dr. Irma Indrayani, M.Si., mengatakan, proses integrasi ini dimulai melalui pendataan dari sistem kerjasama di Fakultas yang selanjutnya diintegrasikan di tingkat Universitas melalui aplikasi sistem Simkerma (Sistem Informasi Kerjasama). Dari Simkerma, lanjut Dr. Irma, data yang sudah berada di tingkat Universitas tersebut akan kembali diintegrasikan ke LLDIKTI melalui aplikasi sistem yang bernama Lapkerma (Laporan Kerja Sama).

Kepala Biro Kerjasama dan Administrasi Universitas Nasional (UNAS) Dr. Irma Indrayani, M.Si., memimpin rapat kordinasi.

“Ini sudah masuk ke kategori IKU-6 (Indikator Kinerja Utama), berupa presentasi prodi, kerja sama dengan mitra, baik di dalam maupun di luar negeri,” ujar Dr. Irma.

Untuk itu, Dr. Irma menambahkan, rapat koordinasi ini menjadi urgen, karena masih terdapat beberapa kendala yang dialami ketika melakukan input data ke aplikasi Simkerma. Padahal, menurut Dr. Irma, untuk laporan dari Biro Kerjasama di Lapkerma, datanya diambil atau diperoleh dari Simkerma sendiri. Sehingga hal ini perlu ditangani secara serius.

“Nantinya untuk Lapkerma ini, laporan kerja sama yang ada di Universitas akan menjadi salah satu indikator kinerja perguruan tinggi,” jelas Dr. Irma.

Dr. Irma menjelaskan, saat ini Biro Administrasi Kerjasama sudah sampai pada proses mengisi laporan kerjasama untuk LLDIKTI.  Namun demikian, perlu beberapa tahapan atau langkah yang harus dilakukan karena selama ini masih belum terintegrasi sepenuhnya dengan sistem aplikasi yang ada. Hal ini menjadi penting, mengingat sistem aplikasi ini berfungsi guna memudahkan Prodi untuk tujuan akreditasi. Oleh karena itu, telah dibuatkan sistem atau aplikasinya dengan dibantu oleh Badan Pengelola Sistem Informasi (BPSI).

“Nantinya, sistem ini juga akan digunakan oleh para stakeholders. Sehingga nanti tidak perlu lagi disajikan datanya secara manual,” terang Dr. Irma.

Sebagai informasi, pada bulan Februari 2022 lalu, Biro Administrasi Kerjasama UNAS telah mengadakan Soft Launching Sistem Pelaporan Kerjasama (SPK) melalui Badan Pengelola Sistem Informasi (BPSI), yaitu dengan meluncurkan layanan Simkerma. Dalam aplikasi Simkerma, seluruh hasil kerjasama dan penelitian dapat terkumpul dan termonitor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *